Indahnya Desa Popeye


Semua pasti kenal dengan tokoh kartun Popeye Si Pelaut. Tokoh yang akan bertambah kuat setelah memakan bayam (kalengan). Popeye diperkenalkan pada tahun 1929 dalam sebuah komik, kemudian mulai di animasikan sejak tahun 1933. Tidak aneh kalau dulu para orang tua menjadikannya sebagai contoh bagi anak-anak yang mau sekuat Popeye harus makan bayam.

Berkat ketenarannya, tokoh Popeye diangkat ke layar lebar pada tahun 1980. Latar belakang film yang ikonik tersebut menampilkan rumah-rumah yang berwarna-warni cerah. Set film ini berada di Anchor Bay, sebuah pulau kecil di Malta, Eropa Selatan. Mulai dibangun pada tahun 1979 dan memakan waktu tujuh bulan penyelesaian.

Demi menciptakan suasana yang sedemikian mirip dengan film animasi-nya. Untuk menyelesaikannya dibutuhkan sebanyak 165 pekerja konstruksi, ratusan kayu dan beberapa ribu papan kayu yang diimpor dari Belanda. Sementara kayu untuk atapnya diimpor dari Kanada. Demi menjaga keamanan desa ini dari air pasang dan terpaan gelombang laut, tim produksi membangun penahan gelombang hingga 200-500 kaki dari mulut teluk Anchor Bay.

Usai shooting film Popeye, seting film tersebut tidak dihancurkan atau ditinggalkan. Penghuni pulau merubah bekas seting film itu menjadi sebuah museum terbuka sekaligus tempat wisata bahkan menjadi sebuah resor pinggir laut. Bahkan, tempat ini menjadi tempat paling populer di negara tesebut.

Sebagai tempat wisata untuk bernostalgia, ketika Anda menyambangi tempat ini Anda bisa bertemu berbagai karakter Popeye, seperti Popeye the Sailor, Olive Oyl, Bluto, Swee’Pea, dan Wimpy akan berkeliling dan menyapa semua tamu yang datang berkunjung ke desa mereka. 
 
Popeye Village menyuguhkan berbagai atraksi unik dan menyenangkan. Wisatawan bisa bermain trampolin air, berjemur di dek kapal, barbeque terbuka, bermain di pantai, membuat kerajinan tangan, main golf di lapangan mini, dan mencicipi berbagai makanan sampai wine gratis untuk wisatawan dewasa.

Selain itu wisatawan dapat menikmati sesi bioskop dan bisa belajar menjadi bagian sebagai kru dalam pembuatan film Popeye. Untuk petualang cilik, mereka bisa bermain di wahana edukatif dan kreatif. Anak-anak juga menemukan dunia dan teman-teman baru.
 

Terakhir, jika ombak laut sedang tidak tinggi, para pengunjung akan dibawa dengan perahu oleh seorang pelaut dari desa Popeye untuk melihat-lihat teluk dan gua indah yang bisa diakses melalui jalan air.

Untuk ke Desa Popeye, kita bisa naik bus dari Teluk Mellieha. Keseruan desa Popeye ini bisa dinikmati setiap hari, karena tempat ini buka selama tujuh hari dalam seminggu. Jadi, jika ingin merasakan versi lucu kehidupan para pelaut, mari datang ke desa Popeye.

Comments

Popular posts from this blog

Kroasia, Si Kecil yang Ingin Mencatat Sejarah Besar

Persib Ancam Posisi Persija Di Klasemen Liga 1 Indonesia

Perancis vs Belgia Serasa Partai Derbi